Masjid Quba: Masjid Pertama dalam Sejarah Islam dan Keutamaan Sholat di Dalamnya

Kategori : Destinasi, Sejarah, Kisah Nabi, Ditulis pada : 03 Februari 2026, 10:19:03

Masjid Quba: Masjid Pertama dalam Sejarah Islam dan Keutamaan Sholat di Dalamnya

1752208358439.jpg

Masjid Quba bukan sekadar bangunan bersejarah di Madinah. Ia adalah saksi awal tegaknya peradaban Islam, tempat pertama kali Rasulullah ﷺ mendirikan masjid, dan ruang ibadah yang dipenuhi keberkahan hingga hari ini. Setiap langkah menuju Masjid Quba menyimpan kisah hijrah, keteladanan, dan pahala besar bagi siapa pun yang menunaikan sholat di dalamnya.

Sejarah Berdirinya Masjid Quba

Masjid Quba terletak sekitar 5 kilometer di sebelah tenggara Masjid Nabawi, di daerah yang dahulu bernama Quba. Masjid ini memiliki keistimewaan besar karena merupakan masjid pertama yang dibangun Rasulullah ﷺ dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah.

Ketika Rasulullah ﷺ berhijrah, beliau singgah di Quba selama beberapa hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah. Di tempat inilah Rasulullah ﷺ bersama para sahabat mulai membangun sebuah masjid sederhana dari batu dan tanah liat. Pembangunan Masjid Quba dilakukan dengan penuh kebersamaan—Rasulullah ﷺ sendiri turut mengangkat batu, memberi teladan bahwa masjid adalah pusat kehidupan umat, bukan hanya tempat ibadah semata.

Masjid Quba kemudian menjadi simbol awal masyarakat Islam yang berlandaskan iman, persaudaraan, dan ketakwaan. Allah SWT bahkan mengabadikan keutamaan masjid ini dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih patut engkau sholat di dalamnya.”
(QS. At-Taubah: 108)

Para ulama tafsir menjelaskan bahwa ayat ini merujuk pada Masjid Quba, yang sejak awal didirikan dengan niat tulus dan ketakwaan.

Keutamaan Sholat di Masjid Quba

IMG-20251006-WA0110.jpg

Masjid Quba memiliki keutamaan luar biasa yang dijelaskan langsung oleh Rasulullah ﷺ. Dalam sebuah hadits disebutkan:

“Barang siapa bersuci di rumahnya, kemudian datang ke Masjid Quba dan sholat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umroh.”
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadits ini menunjukkan betapa besar pahala sholat di Masjid Quba. Meski tidak menggantikan ibadah umroh secara syariat, pahala yang Allah berikan memiliki nilai yang sangat agung. Karena itu, Rasulullah ﷺ rutin mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu, baik dengan berjalan kaki maupun berkendaraan, lalu melaksanakan sholat di sana.

Bagi jamaah umroh dan haji, kesempatan sholat di Masjid Quba menjadi momen istimewa—bukan hanya mengejar pahala, tetapi juga menapaktilasi jejak Rasulullah ﷺ.

Masjid Quba dalam Perkembangan Sejarah Islam

Seiring berjalannya waktu, Masjid Quba mengalami beberapa kali renovasi dan perluasan. Pada masa Khalifah Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, masjid ini mulai diperluas. Renovasi besar juga dilakukan pada masa Dinasti Umayyah dan Abbasiyah.

Pada era modern, pemerintah Arab Saudi melakukan renovasi besar-besaran sehingga Masjid Quba kini tampil megah dengan arsitektur indah, empat menara, kubah putih yang menenangkan, serta fasilitas yang sangat nyaman bagi jamaah. Meski tampil lebih modern, ruh sejarah dan spiritualitas Masjid Quba tetap terjaga.

Masjid Quba tidak hanya menjadi tujuan ibadah, tetapi juga simbol keteguhan iman, awal hijrah, dan semangat membangun umat dari fondasi ketakwaan.

Makna Spiritual Sholat di Masjid Quba

Sholat di Masjid Quba bukan sekadar rutinitas ibadah sunnah. Ia adalah perjalanan hati—menghadirkan kembali niat hijrah, memperbaiki diri, dan menguatkan komitmen kepada Allah SWT. Saat seorang muslim melangkahkan kaki menuju Masjid Quba, sejatinya ia sedang mengulang pesan hijrah: meninggalkan yang buruk menuju yang diridhai Allah.

Bagi banyak jamaah, sholat di Masjid Quba menghadirkan ketenangan yang berbeda. Tidak seramai Masjid Nabawi, suasananya lebih hening, memberi ruang untuk berdoa, bermuhasabah, dan memperdalam rasa syukur atas nikmat iman.

Masjid Quba dan Jamaah Umroh

Dalam rangkaian ziarah di Madinah, kunjungan ke Masjid Quba menjadi salah satu agenda penting. Jamaah dianjurkan untuk berwudhu dari hotel, lalu menuju Masjid Quba dan melaksanakan sholat dua rakaat sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ.

Momen ini sering menjadi salah satu pengalaman paling membekas bagi jamaah—karena di sinilah mereka merasakan hubungan langsung antara sejarah Islam dan ibadah yang sedang dijalani.

Masjid Quba adalah saksi bisu awal perjuangan Islam, tempat pertama kali masjid didirikan atas dasar ketakwaan, dan ruang ibadah yang penuh keutamaan. Sholat di Masjid Quba bukan hanya tentang pahala besar, tetapi tentang menghadirkan kembali semangat hijrah, kesederhanaan, dan keikhlasan dalam beribadah.

Bagi siapa pun yang diberi kesempatan menginjakkan kaki di Madinah, jangan lewatkan untuk singgah di Masjid Quba. Karena di sana, sejarah dan ibadah bertemu, dan hati diajak untuk kembali pulang kepada Allah SWT ?

#Masjid Quba #Sejarah Masjid Quba #Keutamaan Sholat di Masjid Quba #Ziarah Masjid Quba #Masjid Pertama dalam Islam #Umroh Madinah

 

 

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://safar.co.id